Tips mencegah rumah kebakaran

Tips Mencegah Rumah Kebakaran

Posted on

Siapapun tak akan mau rumahnya mengalami kebakaran. Karena selain akan menghancurkan harta, tak jarang korban jiwa juga terjadi dalam keluarga. Karena itu minimal ada pencegahan yang perlu kita lakukan agar kebakaran tidak terjadi.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rumah dari bencana kebakaran.

Mulailah dari dapur terlebih dahulu

Secara umum kebakaran lebih banyak berasal dari dapur daripada ruangan lainnya. Ini biasanya disebabkan oleh orang-orang yang meninggalkan kompor yang sedang menyala karena tengah memasak, tetapi kemudian teralihkan oleh kegiatan lain sehingga lupa bahwa mereka sedang memasak. Dan mereka baru sadar saat tercium bau hangus, atau tetangga melihat asap dan api dari rumah Anda.

Penyebab lain bisa disebabkan karena adanya bahan yang mudah terbakar yang letaknya terlalu dekat dengan sumber panas seperti kompor yang sedang menyala, atau bahkan lupa mematikan kompor atau oven ketika selesai memasak.

Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang perlu Anda lakukan untuk menghindari kebakaran dapur.

Tetaplah di dapur saat sedang memasak. Jika Anda memang harus meninggalkan dapur karena urusan mendesak, matikanlah kompor, oven, atau peralatan lainnya terlebih dahulu sampai Anda kembali ke dapur.

Jika ada makanan yang membutuhkan waktu lama untuk disiapkan, sering-seringlah memeriksa kembali dan sebaiknya hindari melihat hp terlalu lama untuk akses medsos, browsing, atau tontonan streaming. Karena ini akan membantu Anda untuk mencegah potensi penyebab kebakaran, misalnya jika air telah mendidih dan makanan menjadi kering atau hangus.

Aturlah timer untuk tracking waktu memasak Anda dan juga sebagai pengingat kapan makanan harus siap.

Jauhkan semua barang yang mudah terbakar agar jangan dekat dengan kompor atau oven. Misalnya sarung tangan oven, handuk kertas, handuk kain, kemasan makanan, juga peralatan yang terbuat dari kayu.

Jauhkan anak balita dari kompor atau oven. Ini penting untuk mencegah terjadinya luka bakar pada anak, dan juga mencegah mereka meletakkan barang-barang yang mudah terbakar di dekat kompor.

Minyak dan lemak adalah bahan-bahan yang mudah terbakar dan tidak bisa dipadamkan dengan air atau bahkan dengan alat pemadam api berstandar dapur. Karena itu hati-hatilah menyimpan minyak dan lemak agar jangan terlalu dekat dengan sumber memasak.

Lakukanlah pengamanan di kamar tidur

Tempat kedua yang paling umum terjadi kebakaran rumah adalah kamar tidur. Kebakaran di kamar tidur dapat disebabkan oleh orang yang merokok, atau bisa juga akibat terjadinya korsleting pada peralatan listrik yang ada di dalam kamar seperti kabel yang terkelupas, atau bahkan lilin yang dinyalakan karena sedang terjadi mati listrik, tetapi saat Anda tertidur lilinnya meleleh dan apinya membakar kertas atau kain yang ada di dekatnya.

Tips pencegahan kebakaran di kamar tidur

Hindari merokok di tempat tidur. Simpan laptop, ponsel, dan perangkat pengisi daya lainnya di atas meja. Jangan sampai meletakkannya di tempat tidur atau karpet, karena semua itu dapat berpotensi memicu api jika suhunya terlalu panas. Periksa kabel-kabel yang ada di kamar, jika ada penutup kabel yang terkelupas karena gigitan tikus misalnya, segera tutupi atau ganti kabelnya jika ada tanda-tanda serabut kabel yang terputus. Jika listrik sedang mati dan Anda menyalakan lilin, tempatkanlah lilinnya di atas permukaan yang tidak mudah terbakar, dan jauhkan dari kertas, kain, atau bahan apapun yang mudah terbakar.

Penggunaan bahan bangunan pencegah kebakaran

Cara lain untuk mencegah kebakaran adalah dengan menggunakan bahan bangunan yang tidak mudah terbakar atau tahan api. Meskipun tidak sepenuhnya bisa mencegah kebakaran tapi minimal dapat meminimalisir penyebaran api sehingga rumah tidak sepenuhnya rusak. Contoh bahan konstruksi yang lebih tahan api adalah beton, plesteran, batu bata, dan gipsum tahan api. Anda pun bisa menggunakan jendela yang menggunakan kaca tahan panas. Jika Anda membangun rumah dari awal dengan bantuan jasa bangun rumah Yogyakarta Wijoyo Kanopi (WK), Anda dapat meminta kami menggunakan material anti api untuk rumah Anda. Menggunakan bahan baku jenis ini untuk rumah Anda akan memberikan pencegahan terbaik dari kebakaran.

Gunakan alat pendeteksi api dan asap

Detektor asap, alat penyiram, alat pemadam kebakaran dan pelindung lonjakan arus lebih umum digunakan di gedung-gedung perkantoran. Tetapi tak ada salahnya Anda melengkapi rumah dengan peralatan ini untuk pencegahan lebih baik.

Jumlah detektor asap yang dibutuhkan akan tergantung pada jumlah kamar tidur dan ukuran rumah Anda. Berdasarkan standar keamanannya, paling tidak ada detektor asap di dalam setiap kamar tidur, di luar setiap kamar tidur, dan juga di setiap tingkat rumah.

Jadi untuk rumah dua lantai tanpa ruang bawah tanah dan dengan tiga kamar tidur di lantai dua minimal harus memiliki lima detektor asap yang dipasang di langit-langit ruangan atau di dinding. Beberapa jenis detektor asap menggunakan baterai, sementara yang lainnya diprogram terhubung ke dalam sistem kelistrikan rumah. Baterai detektor asap biasanya harus diganti dua kali dalam setahun. Dan setiap detektor asap harus diuji sebulan sekali untuk memastikannya berfungsi dengan baik.

Ada juga detektor asap dengan sistem yang lebih canggih, yaitu detektor asap yang terhubung satu sama lain. Jadi ketika terjadi kebakaran di dapur, maka detektor di kamar tidur pun akan ikut berbunyi, dan dapat memperingatkan Anda akan bahaya kebakaran lebih cepat.

Gunakan alat siram

Alat penyiram bisa digunakan untuk melengkapi detektor asap. Menurut survey, rumah yang memiliki alat penyiram dapat membatasi kebakaran terjadi hanya di ruang tempat kebakaran itu dimulai hingga 97 persen. Sehingga tingkat kematian warga sipil 81 persen lebih rendah di rumah dengan alat penyiram. Dengan menggunakan sistem sprinkler, maka api bisa dipadamkan lebih cepat bahkan sebelum pemadam kebakaran datang.

Sediakan pemadam api (APAR)

APAR sangat berguna untuk memadamkan api skala kecil tetapi tidak bisa untuk memadamkan api yang sudah membesar dan memakan seluruh ruangan. Tetapi minimal ketika kebakaran mulai terjadi dan api masih kecil, Anda dapat menggunakan alat ini untuk mencegah api semakin membesar.

Gunakan pelindung lonjakan arus listrik

Lonjakan listrik yang diakibatkan oleh sambaran petir atau kabel listrik yang putus dapat menyebabkan kebakaran rumah. Anda dapat menggunakan pelindung lonjakan arus untuk mengatasi masalah ini. Anda bisa menggunakan pelindung untuk untuk tiap peralatan elektronik seperti TV, komputer, kulkas dll, dan juga perangkat pelindung lonjakan arus seluruh rumah yang dipasang di panel listrik yang akan memberikan perlindungan untuk seluruh rumah sekaligus.

Selain menggunakan peralatan pencegah kebakaran di atas, ada baiknya Anda juga membuat strategi darurat saat terjadi kebakaran. Misalnya memasang jendela yang bisa dibuka untuk Anda lari keluar rumah jika kebakaran terjadi di kamar Anda saat Anda sedang tidur dan api menghalangi pintu keluar.

Semua tindakan pencegahan ini hanyalah usaha optimal yang bisa kita lakukan. Selebihnya kita serahkan pada Yang Maha Kuasa untuk melindungi kita dari segala macam bencana termasuk kebakaran.